Cara Kunci WhatsApp Pakai Sidik Jari

14 views

WhatsAppCara Kunci WhatsApp Pakai Sidik Jari  – Setelah hadir dalam WhatsApp versi beta beberapa bulan lalu, fitur fingerprint lock  atau kunci menggunakan sidik jari di aplikasi pesan WhatsApp akhirnya kini sudah bisa digunakan oleh pengguna WhatsApp secara luas.

Fitur ini memungkinkan pengguna mengunci aplikasi WhatsApp dan hanya bisa membukanya dengan cara memindai sidik jari. Dengan catatan, smartphone yang dipakai juga harus sudah support fitur sensor fingerprint.

Fungsi fitur ini sendiri adalah untuk melindungi privasi pengguna, di mana chat atau percakapan pribadi hanya bisa dilihat oleh sang pemilik ponsel. WhatsApp sudah menggulirkan pembaruannya lewat Play Store. Aplikasi WhatsApp pun kini berada di versi 2.19.308.

Cara Mengunci WhatsApp Pakai Sidik Jari

Inilah Cara Kunci WhatsApp Pakai Sidik Jari 

Jika pengguna tidak menemukan fitur fingerprint lock, baiknya mereka memperbarui aplikasi WhatsApp mereka ke versi yang paling baru disini.

Nah, lalu bagaimana cara menggunakan fitur ini? Cara mengaktifkan fitur kunci sidik jadi pada WhatsApp bisa ditemukan di menu “Privacy” yang bisa diakses di dalam menu “Account” pada halaman pengaturan WhatsApp. Setelah masuk ke halaman “Privacy“, pilih menu “Fingerprint lock” dan aktifkan opsi “Unlock with fingerprint“.

Cara Mengunci WhatsApp Pakai Sidik Jari

Perlu kalian ingat, sebelum mengaktifkan fitur fingerprint lock ini, kalian harus mendaftarkan sidik jari mereka lebih dulu. Caranya hampir sama dengan menyetel pengaturan pemindai sidik jari di dalam semua ponsel android.

Cara Mengunci WhatsApp Pakai Sidik Jari

Kemudian, kalian akan diminta memilih fitur keamanan lain sebelum mendaftarkan sidik jarinya, yakni dengan memilih fitur kemanan pola, PIN, atau password. Setelah mendaftarkan pola, PIN, atau password, barulah pengguna akan diminta untuk mendaftarkan sidik jari yang akan digunakan untuk membuka kunci WhatsApp. Nantinya akan ada pilihan jeda waktu untuk mengunci WhatsApp.

Pilihan waktu yang tersedia adalah sesegera mungkin setelah aplikasi WhatsApp ditutup, satu menit, hingga 30 menit. Pengguna pun bisa mengatur lebih lanjut apakah isi chat baru yang masuk bersamaan dengan notifikasi masih bisa terbaca atau tidak. Dengan demikian, tingkat keamanan WhatsApp dari keisengan orang-orang sekitar akan terminimalisir.

Meski terkesan aman dan hanya pemiliknya saja yang bisa membuka WhatsApp, aplikasi tersebut tidak akan meminta verifikasi sidik jari dalam beberapa kondisi. Misalnya, pengguna yang mengaktifkan fitur “quick reply” masih bisa membalas pesan lewat notifikasi tanpa harus membuka platform WhatsApp. Kemudian, jika ada panggilan WhatsApp masuk, pengguna juga bisa langsung menjawabnya tanpa harus membuka WhatsApp dengan sidik jari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *